Direktur the National Maritime Institute (Namarin) dan aktif dalam kewacanaan maritim Indonesia.
Aidikar M. Saidi
Wartawan senior, pengalaman puluhan tahun dalam peliputan transportasi laut.
Pudji Lelono
Wartawan senior, mantan pemred Marine Business.
PRESS AFFAIRS
Kirim press release, undangan peliputan atau jumpa pers.
INQUIRY
Forward an inquiry or send request to the secretariate.
OPINI & ANALISA
Membatasi gerak waralaba asing
January 17, 2012, 10:22:59 AM by Alec Sutaryo.
Membatasi gerak waralaba asing
Kita wajib bersyukur, di tengah kepungan negara besar yang saat ini menghadapi pemasalahan ekonomi, justru pertumbuhan ekonomi di negeri ini semakin bangkit.
Mengapa konsumsi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dibatasi? Hal tersebut karena dalam konteks kebijakan pemerintah telah memilih itu dan mengaturnya di dalam UU No 22/2011 tentang APBN 2012.
Pariwisata Indonesia tumbuh mengesankan selama 2011. Dari target wisatawan mancanegara 7,1 juta orang, Indonesia mampu mendatangkan sebanyak 7,6 juta orang tahun lalu.
Menjelang akhir tahun, media dan lembaga sosial akan saling berebut mengungkap kejadian sepanjang tahun yang biasa disebut Keleidoskop. Tidak hanya kejadian besar dan yang menyangkut kehidupan sosial masyarakat umum, tetapi juga even-even kecil juga tak luput dari perhatian.
Begitu banyak keluhan terhadap membanjirnya sepeda motor. Tapi saya mencatatnya sebagai dewa penolong. Motor, bagi saya, adalah sarana transportasi yang memberikan kesempatan bagi rakyat kecil untuk mengejer ketertinggalannya.
Pasar obat di Asia termasuk salah satu yang terbesar di dunia. Tak mengherankan bila produsen obat asal Jerman, Bayer AG, melirik Asia sebagai pasar potensialnya di masa depan. Sampai 2015, perusahaan ini menargetkan angka penjualan hingga 60 persen lebih atau senilai 11 miliar euro di kawasan ini.
DUNIA dalam kondisi yang tidak menentu. Dalam waktu yang sama, kita semua menghadapi empat macam krisis global, yang bermuara dari lokasi geografis yang berbeda-beda.
Manufacturing hope tentu juga harus dilakukan untuk bandara-bandara kita. Selain mencarikan jalan keluar untuk hotel-hotel yang ada di Bali, selama mengikuti KTT ASEAN saya berkunjung ke pelabuhan perikanan Benoa, melihat aset-aset BUMN yang tidak produktif di Bali dan diajak melihat proyek Bandara Ngurah Rai yang baru.
Kebijakan pemerintah negeri ini tidak hentinya menunjukkan sisi gelapnya. Berbagai kebijakan kontroversial menjadi wacana dan kerap menjadi suatu undang-undang dan peraturan yang secara de facto berlaku dalam kehidupan berbangsa. Dari sekian banyak kebijakan yang berlaku tersebut hampir tidak ada yang berpihak kepada masyarakat kecil (buruh, petani dan nelayan). Inilah yang menjadi kekhawatiran bersama, seperti apa watak pemerintahan kita.